Senin, 28 November 2011

MERAKIT PC


MERAKIT PC

KOMPONEN UTAMA PC :

1.      Alat masukan (input  device)
Contoh: keyboard,mouse, scanner, DLL
     2.     Alat  proses (Processing device)
                        Contoh: Processor
3.      Alat  penyimpanan (Storage device)
Contoh: Hardisk,disket,ram flasdisk,DLL
    4.     Alat  pengeluaran (Output device)
Contoh: Printer,Proyektor,Speaker,DLL


CPU DIBAGI MENJADI 2 BAGIAN:
  1. CU  (control unit)  :
-                    Sebagai pengontrol yang membantu memberitahukan masukan mengenai jenis data waktu  pemasukan,dan tempat penyimpanan.
-                    Memberitahukan kepada ALU mengenai operasi yang harus  dilakukan tempat data yang diperoleh dan letak hasil di tempatkan
  1. ALU  (aritmatic logic unit) :
-                    Untuk melakukan penghitungan baik ariimatic atau logika


KOMPONEN UTAMA PC :
  1. CPU
  2. MONITOR
  3. KEYBOARD
  4. MOUSE
  5. DLL

“ RAM bersifat VOLATILE”   maksud nya jika listrik padam data akan hilang,sedangkan ROM bersifat nonvoatil maksudnya jika listrikpadam data tidak akan hilang

STRUKTUR RAM :
  1. Input Storage : di gunakan untuk menampung input yg di masukan melalui alat – alat input
  2. Program Storage : di gunakan untuk menyimpan semua intruksi program yg akan di akses  J
  3. Working Storage : di gunakan untuk menyimpan data yg akan di olah hasil pengolahan
Output Storage : di gunakan untuk menampung hasil akhir dan pengolahan data yg akan di tampilkan oleh Output

                                                               
                                                                MEDIA PENYIMPANAN
 

                                                             
INPUT                   PROSES                OUTPUT(INFORMASI)

Pengertian komputer menurut para ahli :
1.      Blissmer (dalam daulay 2007)
Suatu alat elektronik yang mampu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan menyimpan perintah perintah dan hasil pengolahannya serta menyediakan output dalam bentuk informasi
        2.     Sanders (dalam daulay 2007)
Sistem elektrinik yang memanipulasi data dengan cepat dan tepat serta secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memproses dan menghasilkan output berdasarkan instruksi instruksi yang tersimpan dimemori
                    3.   Daulay 2007
  Sekumpulan alat elektronika yang terdiri dari unit         input,proses,output,penyimpanan
                                   

SEJARAH KOMPUTER

1.      Generasi pertama
Ciri – ciri nya :
-                    Tabung hampa udara ( vacuum tube ) untuk sirkuit nya
-                    Program hanya menggunakan bahasa MESIN
-                    Menggunakan media penyimpanan external
-                    Proses nya lambat
-                    Kapasitas nya masih kecil
-                    Membutuhkan daya listrik yg sangat besar

2.      Generasi Kedua
Ciri – ciri nya :
-                    Penggunaan transistor untuk sirkiut nya sebagai tub e vacuum
-                    Kode Binery dig anti  ke bahasa pemrogaman tingkat tinggi ( cobol , algo , dan  fortran )
-                    Kapasitas memory utama cukup besar
-                    Masih menggunakan media penyimpanan external ukuran fisik lebih kecil
-                    Prosesnya relative lebih cepat , membutuhkan daya listrik lebih sedikit

3.      Generasi ketiga :
Ciri – Ciri nya :
-                    Menggunakan IC ( Intergrated Circuit ) sehingga kecepetan nya lebih tinggi
-                    Ukuran lebih kecil
-                    Sudah menggunaklan system operasi
-                    Kode mesin menjadi kata kata , kalimat , dan rumus matematis yg lebih mudah di pahami manusia

4.      Generasi ke empat :
Ciri – ciri nya :
-                    Ukuran lebih kecil
-                    Kapasitas memory lebih banyak
-                    Menggunakan operating system / SO
-                    Kemampuan melakukan komunikasi  data dari satu computer ke computer lain melalui satu jaringan
Inputan yang dapat diterima piranti :
1.      Sinyal Input : berupa data yang memasukkan kedalam sistem komputer
2.      Maintenance : Berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan
Piranti Input ada :
1.      Piranti input langsung : Input yang dimasukkan langsung diproses  oleh alat pemrosesan.
                  Contoh : Keyboard dan Mouse
2.      Piranti Input tak langsung : Input yang dimasukkan melalui media tertentu sebelum diproses oleh alat pemrosesan
                  Contoh : KeyToTape, Keytodisk,Scanner
Power Supply : Alat yang menyuplai kebutuhan daya listrik pada komputer,Powe Supply mengkonver tegangan Ac ke DC. Power Suppl yang beredar dipasaran yaitu antara 250-450 watt.

AC : Tegangan bolak balik
DC : Tegangan searah

Power Supply terdiri dari 2 bagian besar  yaitu  :
1.      Power Supply AT
2.      Power Supply ATX
Perbedaan keduanya : Power Supply At jumlah pin 12, terpisah p8 dan P8, P9dangkan Power Supply ATX jumlah pin 24.

Mother Board

Mother Board : Komonen terbesar yang terdapat dalam sebuahproses device berfungsi sebagai tempat utama memasang peripheral komputer yang lain, seperti processor,memory(RAM) RAM BIOS(basic input output bios),Chip Controller,dan slot ekspansi

Slot Ekspansi Berfungsi : Menenmpatkan peralatan tambahan sebagai sarana komunikasi antara peralatan input atau output dengan motherboard.

Jenis slot ekspansion :
·         ISA
·         EISA
·         MCA
·         PCI
·         AGP
·         CNR
·         AMR
·         PCI EKSPRES






Nama Komponen MotherBoard :

1.      IDE Slot : Menyambungkan Hardisk danCD Rom
2.      AGP Slot : Tempat VGA Card
3.      FDD Slot : Untuk menyambungkan floppy disk
4.      PCI Slot : Untuk menyambungkan jaringan Lan
5.      Baterai C-mos : Untuk menyimpan setting BIOS saat komputer        dimatikan
6.      USB Slot : Untuk menyambungkan USB
7.      Pront Panel terdiri dari 4 bagian :
A.    Power Led
B.     HDD Led
C.     Power Switch
D.    Reset
8.      Slot Memory : Tempat untuk RAM
9.      North bridge:sebagai jalur lalu lintas memori dengan processor
10.  South bridge:membantu nouth bridge.



HARDISK

1.SATA:bentuk kabel kecil,kabelnya hanya menghubungkan ke mother board,hardisk lebih tipis cepat panas namun kinerja cepat
              
2.ATA :kabelnya lebih besar,menghubungkan ke cd-rom,hardisk,ke motherboard.

                       
Troubleshooting

            Troubleshooting adalah sebuah istilah dalam bahasa inggris yang merujuk pada sebuah penyelesaian masalah.

Contoh troubleshooting pada processor :
1.      Saat komputer dinyalahkan terdengar 7 kali  suara beep, itu kemungkinan  besar terjadi karena oleh kaki-kaki processor yang patah atau motherboard anda yang bermasalah.
Solusinya adalah dengan cara mengganti processor atau motherboard yang telah teridentifikasi tidak normal.


Pertanyaan :
1.      Sebutkan perbedaan antara power supply AT dengan ATX ???????
2.      RAM bersifat volatil apakah maksudnya??????
3.      Sebutkan struktur RAM?????
4.      Sebutkan ciri ciri komputer enerasi pertama??????
5.      Sebutkan perbedaan antara hardisk SATA dengan ATA??????

            Jawaban :
1.      Perbedaan keduanya : Power Supply At jumlah pin 12, terpisah p8 dan P8, P9dangkan Power Supply ATX jumlah pin 24.
2.      Maksudnya jika listrik padam data akan hilang
3.      Input storage,program storage,working storage
4.      Ciri – ciri nya :
a.       Tabung hampa udara ( vacuum tube ) untuk sirkuit nya
b.      Program hanya menggunakan bahasa MESIN
c.       Menggunakan media penyimpanan external
d.      Proses nya lambat
e.       Kapasitas nya masih kecil
f.       Membutuhkan daya listrik yg sangat besar
5.      1.SATA:bentuk kabel kecil,kabelnya hanya menghubungkan ke mother board,hardisk lebih tipis cepat panas namun kinerja cepat
                    
2.ATA :kabelnya lebih besar,menghubungkan ke cd-rom,hardisk,ke motherboard.

Rabu, 09 November 2011

TROUBLESHOOTING PADA KOMPUTER

TROUBLESHOOTING KOMPUTER


Komputer sudah merupakan alat bantu yang tergolong penting saat ini, kita ambil salah satu contoh pada kegiatan perkantoran, tentunya dengan adanya komputer maka pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat. Sebagai pengguna atau pemakai komputer tentunya kita juga pernah mengalami masalah dengan komputer. Hal tersebut dapat diakibatkan adanya ketidaksesuaian dari komponen dasar komputer itu sendiri yang biasanya berkaitan dengan Software (perangkat lunak atau aplikasinya), Hardware (perangkat keras) atau Brainware               (si pemakai komputer).

a.      Pengertian Troubleshooting Komputer

Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya. Pada kesempatan ini kita akan sedikit belajar untuk mendeteksi masalah pada komputer Anda terutama yang berhubungan dengan Hardware.
Untuk permasalahan dengan Software sebaiknya Anda lakukan pendeteksian sederhana dahulu seperti pemeriksaan file-file yang berhubungan dengan Software atau spesifikasi permintaan (requirement) dari Software. Apabila permasalahannya cukup rumit, sebaiknya Anda install ulang saja Software tersebut, karena akan terlalu rumit untuk memperbaiki sebuah Software, sedangkan untuk permasalahan dengan Brainware, penulis hanya dapat memberikan saran “istirahat dulu deh, he…”.

b.      Teknik dalam Troubleshooting

Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut.

1.      Teknik Forward

Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian  masalah  secara  sederhana  dan  dilakukan  sebelum  komputer  dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut :
§  Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.
§  Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar.
§  dsb.

2.      Teknik Backward

Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut :
§  Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik.
§  Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.
§  dsb.

c.       Tabel Pendeteksian Masalah

Setelah penjelasan sederhana dari kedua teknik tersebut penulis akan membahas lebih dalam lagi ke teknik Backward, karena bagi pengguna komputer rumahan tentunya teknik ini lebih banyak akan digunakan ketimbang teknik Forward. Untuk lebih mempermudah dalam pendeteksian masalah pada komputer Anda, silakan simak tabel berikut :

No
Komponen
Pendeteksian Masalah
1
Power Supply
Analisa Pengukuran
2
Motherboard
3
Speaker
4
RAM
Analisa Suara
5
VGA Card + Monitor
6
Keyboard
Analisa Tampilan
7
Card I/O
8
Disk Drive
9
Disket

Analisa Pengukuran

Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut.
Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya.

Analisa Suara
Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut :
§  Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
§  Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
§  Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.
§  Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
§  Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
§  Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
§  Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.
§  Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
§  Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas).
Catatan : kode bunyi beep diatas berlaku pada AWARD BIOS, untuk jenis BIOS yang lain kemungkinan memiliki kode bunyi beep yang berbeda.

Analisa Tampilan
Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9.
Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard.

Cara Cepat Mengenali Troubleshooting

§  Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9, yaitu pada Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket.
§  Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor.
§  Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard.

Dengan kedua macam teknik dalam pendeteksian maslah dalam komputer tersebut, tentunya akan lebih memperkaya pengetahuan kita di bidang komputer, jadi jika suatu saat terdapat masalah pada komputer Anda kita dapat melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum membawa ke tempat servis, kalaupun harus membawa ke tempat servis kita sudah mengerti letak permasalahannya, jadi kita tidak dibohongi oleh tukang servis yang nakal ; )
Dengan pemahaman troubleshooting komputer yang lebih dalam tentunya akan lebih mempermudah kita untuk mengetahui letak permasalahan dalam komputer dan tentunya akan lebih menyenangkan apabila kita dapat memperbaiki sendiri permasalahan tersebut. Semoga pembahasan sederhana tentang troubleshooting ini dapat bermanfaat, selamat mencoba dan terima kasih.